Sabtu, 29 Januari 2011

Abu Bakar r.a Membakar Kumpulan Hadits

Aisyah r.ha berkata, "Ayahku, Abu Bakar, memiliki catatan berisi 500 Hadits yang telah ia kumpulkan". Pada suatu malam Aisyah melihat ayahnya sangat gelisah dan berbaing membolak balikan badannya. Aisyah pun bertanya "apakah engkau sakit atau ada sesuatu yang membebani pikiranmu?" Namun pada malam itu Abu BAkar tetap gelisah dan cemas. Keesokan harinya Abu Bakar  bertanya kepada Aisyah "Dimanakah catatan haditsku yang pernah aku berikan kepadamu?" Aisyah pun mengambilnya dan memberikan kepadanya. Ternyata dia membakar catatan itu. Aisyah bertanya, "Mengapa dibakar?" Abu Bakar pun menjawab "Aku ragu jika ada kekhilafan lalu aku meninggal, sedangkan catatan ini masih ada padaku. Jika sampai kepada tangan orang lain, lalu mereka menggangapnya dapat dipercaya, dan ternyata dalam catatan ini ada kesalahan, tentu hal itu akan mencelakakanku." (Tadzkiratul Huffadz).

Faedah
       Walaupun Abu Bakar r.a memiliki kadalaman dan semangat ilmu yang tinggi sehingga dapat mengumpulkan 500 hadits dalam catatannya, ia membakar catatan tersebut kareba kehati-hatiaanya yang sempurna. Hal ini pula terjadi pada tokoh sahabat lainnya. Mereka sangat berhati-hati terhadap adits Rasulullah saw. Oleh sebab itu, sebagian sahabat hanya meriwayatkan sedikit hadits.
       Abu Bakar r.a adalah sahabat yang selalu bersama Rasulullah saw baik ketika berada ditempat atau ketika dalam perjalanan. Dan dialah yang menemani Rasulullah ketika hijrah. Para sahabat pun mengatakan "Abu Bakar adalah yang tertinggi ilmunya di antara kami". Umar r.a berkata, "setelah Rasulullah saw. wafat, ketika terjadi pemilihan khalifah, Abu Bakar berpidato tanpa meninggalkan sedikit pun ayat-ayat Al-Qur'an atau hadits-hadits Nabi saw. tentang keutamaan kaum Anshar dan ia tidak menyampaikan pikirannya sendiri dalam pidatonya itu."
       Dapat dibayangkan betapa banyak ayat Al-Qur'an dan hadits yang diingat oleh Abu Bakar r.a, namun sangat sedikit hadits yang diriwayatkan olehnya.


Sumber :
Buku Himpunan Fadhilah Islam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar